Glosarium & Panduan Kontribusi
Referensi istilah linguistik, standar penulisan entri, dan panduan untuk kontributor. Dirancang agar mudah dipahami — tanpa latar belakang akademis sekalipun.
Mengapa Bahasa Daerah Penting?
Indonesia adalah rumah bagi lebih dari 700 bahasa daerah — salah satu kekayaan linguistik terbesar di dunia. Namun setiap tahun, puluhan bahasa ini kehilangan penutur terakhir mereka. Ketika sebuah bahasa punah, yang hilang bukan sekadar kosakata — melainkan cara pandang, sistem nilai, dan pengetahuan lokal yang tidak bisa direkonstruksi.
Aksarantara hadir untuk mendokumentasikan bahasa-bahasa ini sebelum terlambat: merekam suara penutur asli, menyimpan kata dan makna, serta membuka arsip ini untuk semua orang.
- Jelajahi kata dan frasa dari 5 bahasa pilot
- Dengarkan rekaman suara penutur asli
- Temukan makna budaya di balik setiap kata
- Bagikan entri yang kamu temukan
- Kirim kata baru dari bahasa yang kamu kuasai
- Rekam pengucapan langsung dari penutur asli
- Lengkapi konteks budaya dan contoh kalimat
- Validasi entri yang sudah ada
Glosarium Linguistik
Definisi istilah yang digunakan dalam arsip ini. Klik setiap istilah untuk membaca penjelasan lengkapnya.
Panduan Kontribusi
Cara menulis entri yang baik, akurat, dan bermanfaat bagi peneliti, pelajar, dan komunitas penutur.
Gunakan ejaan yang paling umum digunakan penutur asli. Jika ada variasi ejaan, cantumkan alternatifnya. Untuk bunyi yang tidak ada padanannya dalam alfabet Latin, gunakan simbol IPA atau apostrof (ʼ) untuk glottal stop.
Tuliskan cara pengucapan menggunakan IPA jika kamu familiar, atau notasi fonetik sederhana dalam tanda kurung, misalnya (map-PO-ji). Rekaman audio jauh lebih berharga — gunakan fitur rekam jika memungkinkan.
Terjemahan adalah pintu masuk, bukan tujuan. Jelaskan nuansa budaya, register (formal/informal), dan konteks penggunaan. Kata "siri'" tidak cukup diterjemahkan sebagai "malu" — ia butuh penjelasan budaya.
Gunakan kalimat yang benar-benar pernah diucapkan penutur, bukan kalimat buatan. Contoh nyata jauh lebih berharga untuk penelitian linguistik dan pembelajaran bahasa.
Bahasa yang sama bisa berbeda signifikan antar dialek. Catat wilayah asal penutur sedetail mungkin: provinsi, kabupaten, kecamatan, desa. Ini data geografis yang penting untuk pemetaan bahasa.
Rekaman suara dan informasi budaya adalah milik komunitas. Pastikan kamu mendapatkan izin lisan dari penutur sebelum mengirimkan kontribusi. Arsip ini beroperasi di bawah lisensi CC-BY-SA.
- Rekam langsung dari penutur asli, bukan dari ingatan atau sumber sekunder.
- Sertakan contoh kalimat nyata yang pernah diucapkan penutur.
- Catat dialek dan desa/wilayah asal penutur secara spesifik.
- Cantumkan usia penutur — variasi antar generasi adalah data penting.
- Jelaskan nuansa budaya jika kata tidak bisa diterjemahkan secara harfiah.
- Gunakan IPA untuk pelafalan jika memungkinkan, atau notasi fonetik sederhana jika tidak.
- Jangan andalkan Google Translate sebagai sumber utama atau satu-satunya.
- Jangan hanya mencatat makna harfiah jika kata memiliki beban budaya.
- Jangan menebak pelafalan — jika tidak yakin, biarkan kolom kosong.
- Jangan menghilangkan glottal stop (ʼ) atau simbol bunyi lain dalam penulisan.
- Jangan kirim tanpa izin dari penutur — rekaman adalah milik komunitas.
- Jangan campurkan dialek berbeda dalam satu entri tanpa keterangan.
Standar Kualitas Data
Setiap entri yang masuk ke arsip ini melewati tinjauan koordinator wilayah. Berikut prinsip yang kami pegang.
Setiap entri idealnya dikonfirmasi oleh minimal satu penutur asli dari dialek yang sama. Koordinator wilayah kami melakukan tinjauan sebelum entri dipublikasikan.
Rekaman suara asli penutur jauh lebih akurat dari transliterasi tertulis. Prioritaskan audio kapanpun memungkinkan.
Cantumkan lokasi sedetail mungkin: provinsi, kabupaten, kecamatan, desa. Variasi antardesa dalam satu dialek adalah data linguistik yang berharga.
Terjemahan adalah pintu masuk, bukan tujuan. Sertakan konteks budaya, sosial, dan situasional — terutama untuk kata yang tidak ada padanannya dalam Bahasa Indonesia.
Contoh Entri Sempurna
Inilah tampilan entri berkualitas tinggi — lengkap dengan makna kontekstual, pelafalan, contoh penggunaan, dan catatan budaya.
Siap berkontribusi? Ikuti panduan di atas dan kirimkan entri pertamamu.
Mulai KontribusiJelajahi ArsipPanduan IPA
Simbol fonetik yang paling sering digunakan dalam bahasa-bahasa daerah pilot Aksarantara. Tidak perlu hafal semuanya — fokus pada simbol yang relevan dengan bahasa yang kamu dokumentasikan.