aksarantara
About

Sebuah infrastruktur komunitas yang dirancang untuk bertahan.

Aksarantara adalah inisiatif independen untuk mendokumentasikan bahasa-bahasa daerah Indonesia melalui rekaman suara otentik — dimulai dari lima bahasa pilot, dengan visi mencakup seluruh bahasa daerah Nusantara. Infrastruktur data komunitas yang terbuka, dapat dikutip, dan gratis selamanya. Bukan produk komersial. Bukan startup. Sebuah arsip publik permanen yang dapat dijadikan referensi oleh peneliti, linguis, aktivis, dan komunitas di seluruh dunia. Visi jangka panjang: membentuk Collective Foundation yang dikelola bersama dan diwariskan lintas generasi.

0
Bahasa dalam pilot
di 3 provinsi
0
Penutur asli terlibat
dari target 40–60
0
Entri terarsipkan
tinjauan dua-mata
0
Dialek tercakup
di 5 bahasa pilot
Roadmap
Phase 01 · 0–6 bulan
Archive Platform
Pemutar audio, jalur kontribusi, dan struktur data awal. Pendaftaran hak cipta ke DJKI Kemenkumham.
berjalan
Phase 02 · 6–12 bulan
Research Library
Arsip terbuka dengan entri yang dapat dikutip, metadata terstruktur, dan akses API publik untuk linguis dan peneliti di seluruh dunia.
Phase 03 · 12–24 bulan
Mobile App
Aplikasi iOS dan Android untuk kontributor lapangan dan pendengar umum — rekam, kirim, dan jelajahi suara-suara daerah kapan saja.
Phase 04 · Jangka panjang
Collective Foundation
Meresmikan Aksarantara sebagai kolektif nirlaba — dikelola oleh kontributor, didukung institusi, dan diwariskan lintas generasi.
Methodology

Audio terlebih dahulu. Teknologi, belakangan.

Aksarantara bukan produk AI, bukan penerjemah, bukan mesin generatif. Kami adalah arsip kultural sekaligus teknologi sipil — sistem dokumentasi yang menghormati cara sebuah bahasa benar-benar diucapkan, dan infrastruktur data terbuka yang memungkinkan komunitas minoritas untuk hadir dan berpartisipasi di ruang digital.

01

Pemetaan Komunitas

Koordinator wilayah memetakan penutur asli — terutama tetua — di desa target. Kami membangun kepercayaan dulu, merekam kemudian.

3–4 minggu per wilayah
02

Wawancara Terpandu

Templat terstruktur: kata → pelafalan → arti, frasa → konteks, cerita → narasi. Tidak ada skrip kaku.

mobile-first, offline
03

Rekaman Otentik

Audio adalah sumber utama — bukan transkripsi. Dialek, jeda, tawa, dan aksen tetap dipertahankan.

WAV 48kHz, arsip permanen
04

Verifikasi Komunitas

Setiap entri diperiksa minimal dua penutur dari wilayah yang sama sebelum masuk arsip publik — membangun kepercayaan lintas komunitas.

tinjauan dua-mata
05

Dokumentasi Terstruktur

Setiap entri ditautkan ke penutur, lokasi, dan tanggal untuk memungkinkan riset jangka panjang.

skema terbuka, JSON
Aksarantara ADALAH
  • Arsip audio komunitas
  • Dokumentasi terstruktur
  • Arsip terbuka untuk semua (CC‑BY‑SA 4.0)
  • Teknologi sipil untuk inklusi digital
  • Platform partisipasi komunitas akar rumput
  • Asisten AI yang bersandar pada arsip nyata
  • Pembaca aksara Lontara berbasis visi komputer
Aksarantara BUKAN
  • Pengganti penutur asli
  • Mesin penerjemah umum
  • Platform komersial
  • Sistem generatif tanpa sumber
Diseminasi

Dibuat untuk dibagikan, dikutip, dan dikembangkan.

Aksarantara bukan sekadar alat dokumentasi — ini adalah arsip budaya hidup yang dirancang untuk jangka panjang. Akses terbuka, lisensi terbuka, dan infrastruktur terbuka agar karya ini menjangkau peneliti, komunitas, dan pengembang di mana saja.

01

Open Archive

Seluruh koleksi tersedia secara permanen di aksarantara.org — gratis, dapat dicari, dan dapat diakses oleh siapa saja di seluruh dunia. Setiap entri dilengkapi atribusi penutur, konteks budaya, dan audio.

Gratis selamanya
02

Research Reference

Aksarantara dirancang untuk dapat dikutip. Linguis, akademisi, dan program pelestarian bahasa — termasuk institusi internasional — dapat menjadikan setiap entri sebagai sumber primer dengan URL stabil dan metadata terstruktur.

Dapat dikutip · Open license
03

Mobile & API

Mobile app dan API publik masuk dalam roadmap — memungkinkan kontributor lapangan merekam langsung dari ponsel, dan pengembang membangun alat di atas arsip ini. Data terbuka, infrastruktur terbuka.

Roadmap · Phase 03